Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

IPA BAB 6 : STROKE [ GANGGUAN / KELAINAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH DAN UPAYA MENCEGAH SERTA MENANGGULANGI ]

Gambar
Pengertian Stroke Stroke merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak atau pecahnya  pembuluh  darah di otak yang  mendadak . Sehingga akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah tersebut, bagian  otak  tertentu berkurang bahkan terhenti suplai oksigennya sehingga menjadi rusak bahkan mati. Akibatnya timbullah berbagai macam gejala sesuai dengan daerah otak yang terlibat, seperti wajah lumpuh sebelah, bicara pelo (cedal),  lumpuh  anggota gerak, bahkan sampai koma dan dapat mengancam jiwa. Jenis-Jenis Stroke  Stroke Iskemik Jenis Stroke yang paling banyak, yakni sekitar 85%  adalah stroke iskemik, di mana aliran darah ke otak tersumbat oleh gumpalan darah atau timbunan lemak yang disebut thrombus di lapisan pembuluh darah.  Stroke iskemik terjadi akibatthrombus atau  bekuan darah  menyumbat pembuluh darah di otak Stroke Hemoragik  Stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di  otak . Karena pecah maka darah akan menu

IPA BAB 6 : JANTUNG KORONER [ GANGGUAN / KELAINAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH DAN UPAYA MENCEGAH SERTA MENANGGULANGINYA ]

Jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang secara medis disebut juga penyakit jantung iskemik. Penyakit ini termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35 persen kematian penduduk Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada 2014. Penyebab Jantung Koroner Aterosklerosis karena penumpukan kolesterol. Kebiasaan Merokok Diabetes  Pencegahan Jantung Koroner Mengetahui tekanan darah secara rutin dan jaga agar tekanan darah dalam angka yang normal (<130/90 mmHg) Olahraga teratur Jangan merokok Kontrol kadar gula darah Kontrol kadar kolestrol dan trigliserid Mengonsumsi banyak buah dan sayuran Menjaga berat badan yang sehat Hindari stres berlebih sumber :  https://doktersehat.co

IPA BAB 6 :JANTUNG DAN PEREDARAN DARAH [ STRUKTUR DAN FUNGSI SISTEM PEREDARAN DARAH ]

Gambar
Pembuluh darah pada manusia terdiri dari 3 jenis: 1) pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler. Pembuluh darah nadi adalah pembuluh darah yang ngebawa darah keluar  dari jantung.  Sementara pembuluh balik, ya… pembuluh yang bawa darah  balik ke jantung.  Emang sesimpel itu aja sih. Di sisi lain, pembuluh darah kapiler merupakan pembuluh darah yang berfungsi sebagai tempat pertukaran zat. Bisa oksigen, karbon dioksida, nutrien, zat kimia, sampai sisa metabolisme. Lalu, apa selama kita punya pembuluh darah yang baik, maka sistem peredaran darah kita bakal lancar? Ya, nggak juga. Kalau pembuluh darah itu ibarat jalanan, darah itu mobilnya, kita juga perlu pit stop atau markasnya kan. Supaya mobil-mobil ini jalan dengan baik. Di badan kita, organ yang berfungsi jadi ini adalah jantung. Jantung ini organ yang sering banget jantung dikait-kaitin sama hati. “Duh, aku deg-degan nih kalo deket dia. Kayaknya aku punya hati deh sa

IPA BAB 6 : DARAH [ STRUKTUR DAN FUNGSI SISTEM PEREDARAN DARAH ]

Gambar
Darah darah berguna untuk menjadi pengangkut bahan/zat makanan, oksigen, sisa-sisa metabolisme, dan hormon di dalam badan manusia,  selain itu darah juga menjadi penjaga kadar asam-basa cairan tubuh dan pengontrol suhu badan . Darah terdiri dari  2 komponen utama, plasma darah dan sel-sel darah . Plasma darah adalah komponen penyusun darah yang paling banyak, sebesar 55% bagian darah adalah plasma darah.  Plasma darah terdiri dari protein-protein darah seperti immunoglobin, albumin, protein, nutrisi, hormon, gas terlarut, serta zat hasil ekskresi . Walau terlihat banyak penyusunnya tetapi 90% plasma darah adalah air  lho ! Komponen penyusun darah yang dipisahkan (sumber: kerajaanbiologi.com) Nah  sekarang adalah bagian darah yang  kedua yaitu sel-sel darah.  Sel darah ini dibagi menjadi 3 komponen penyusun yaitu  sel darah merah, sel darah putih dan keping darah . Ketiga penyusun tersebut mempunyai fungsi dan perannya masing-masing seperti di bawah ini: Sel Darah Merah S

IPA BAB 5 : DAMPAK PENGGUNAAN ZAT ADIKTIF BAGI KESEHATAN [ ZAT ADIKTIF ]

Gambar
Dampak penggunaan zat adiktif biasa minum kopi, maka lama kelamaan kamu akan sampai pada tahap dimana jika kamu tidak minum kopi, maka hidupmu hampa. Itu adalah dampak yang dihasilkan dari zat yang disebut dengan zat adiktif. “tapi  kan , zat adiktif itu narkoba?” Belum tentu Squad, zat adiktif itu nggak cuma ada di narkoba. Biar kamu lebih paham, yuk kita belajar apa saja yang termasuk dalam golongan zat adiktif!  Selain kopi, jika kamu rajin minum teh setiap hari, maka kamu akan merasakan efek yang kurang lebih sama seperti kopi. Hidupmu akan hampa dan kurang bermakna ( aseek ). Hal ini dikarenakan teh juga memiliki zat adiktif yang terkandung di dalamnya. Teh atau kopi? (Sumber: articles.mercola.com) Zat ini akan memengaruhi kerja tubuh kamu. Jika kamu tidak mengonsumsinya dalam jangka waktu tertentu, maka tubuh kamu akan seperti kehilangan sesuatu, kemudian mengirimkan perintah ke otak untuk mengonsumsi zat tersebut. Menurut definisi para ilmuwan,  zat adiktif adal

IPA BAB 5 : JENIS JENIS ZAT ADIKTIF [ ZAT ADIKTIF ]

Zat Adiktif Zat adiktif adalah zat-zat yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan psikologis yang panjang (drug dependence). Kelompok zat adiktif adalah narkotika (zat atau obat yang brasal dari tanaman) atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis yang menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan ketergantungan. Narkotika menurut tujuan penggunaan terbagi menjadi 3 yaitu : Golongan I, narkotika hanya digunakan untuk ilmu pengetahuan dan tidak untuk terapi serta memiliki potensi sangat tinggi untuk megakibatkan sindrom ketergantungan. Golongan II, narkotika untuk pengobatan yang digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi atau tujuan ilmu pengetahuan serta memiliki potensi kuat untuk mengakibatkan sindrom ketergantungan. Golongan III, narkotika untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan tujuan ilmu pengetahuan serta berpotensi ringan mengakibatkan s

IPA BAB 5 : PENGEMULSI [ ZAT ADITIF ]

Gambar
ZAT ADITIF PENGEMULSI PENGERTIAN ZAT PENGEMULSI  Emulsifier atau zat pengemulsi adalah zat untuk membantu menjaga kestabilan emulsi minyak dan air. Umumnya emulsifier merupakan senyawa organik yang memiliki dua gugus, baik yang polar maupun nonpolar sehingga kedua zat tersebut dapat bercampur. Gugus nonpolar emulsifier akan mengikat minyak (partikel minyak dikelilingi) sedangkan air akan terikat kuat oleh gugus polar pengemulsi tersebut. Bagian polar kemudian akan terionisasi menjadi bermuatan negatif, hal ini menyebabkan minyak juga menjadi bermuatan negatif.Partikel minyak kemudian akan tolak-menolak sehingga dua zat yang pada awalnya tidak dapat larut tersebut kemudian menjadi stabil. Salah satu contoh pengemulsi yaitu sabun yang merupakan garam karboksilat. Molekul sabun tersusun atas ekor alkil yang non-polar (akan mengelilingi molekul minyak) dan kepala karboksilat yang bersifat polar (mengikat air dengan kuat). Pada industri makanan, telur dikenal sebaga

IPA BAB 5 : PENGENTAL [ ZAT ADITIF ]

Gambar
Pengental Makanan Pengental yaitu bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilkan, memekatkan atau mengentalkan makanan yang dicampurkan dengan  air , sehingga membentuk kekentalan tertentu.  Pengental makanan lebih dikenal dengan sebutan Emulsifier. Pengental makanan juga termasuk salah satu dari berbagai macam zat aditif Macam-macam Pengental Makanan: a.        Telur Telur mengandung lipoprotein dan fosfolipid seperti lesitin yang dikenal sebagai misel. Struktur misel pada lesitin tersebut adalah bagian yang membuat Emulsifier bekerja dengan baik. b.        Gelatin Gelatin adalah salah satu pengental makanan yang merupakan jenis protein yang di ekstrasi dari jaringan kolagen kulit, atau ligament hewan. Secara garis besar Gelatin juga salah satu pemberdayaan pengolahan limbah, karena Gelatin diperoleh dari tulang hewan yang tidak terpakai di rumah pemotongan hewan. c.         Kuning dan Putih Telur Putih telur adalah protein yang bersifat sebagai Emulsifi